Sejatinya dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar singkatan SIM yaa.
Akan tetapi SIM yang akan dibahas kali ini bukan Surat Izin Mengemudi atau Surat Izin Menikah loo yaa.. wkwkk
SIM di sini merupakan akronim dari Sistem Informasi Manajemen, dimana menurut kakek Wikipedia yang genius luar biasa itu Sistem Informasi Manajemen adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis.
Naaaah, Sistem Informasi Manajemen ini sangat diperlukan oleh perusahaan loo karena eh karena SIM ini lah yang digunakan perusahaan untuk menganalisa berbagai informasi yang digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan.
Ooooh iyaaa, menurut pengertian SIM yang di ujarkan oleh kakek Wikipedia tadi berarti SIM juga tak lepas dari fungsi dasar manajemen loooooh~ itu loo yang biasa disingkat POAC, Planning, Organizing, Actuating and then Controlling. *oke, cuuuus ini penjabarannya~
SIM di perlukan pada Planning/Perencanaan, dimana sebelum para eksekutif perusahaan menyusun rencana untuk perusahaan baik itu jangka pendek ataupun jangka panjang, para orang-orang yang berada pada level TOP Management tersebut (bukan TOP Coffee yaa, gkgkk) memerlukan informasi yang berkaitan dengan aktivitas-aktivitas yang telah di lakukan (untuk evaluasi atau perbaikan) agar rencana yang disusun dapat sesuai dengan visi dan misi perusahaan dan tentunya dapat dijalankan untuk keberlangsungan hidup perusahaan. MERDEKA!! *loooh?
Next yaa~
ada Organizing/Pengorganisasian. SIM juga berperan dalam fungsi manajemen yang satu ini, yang mana dalam melakukan pengorganisasian sangat diperlukan informasi-informasi yang berkaitan dengan sumber daya manusia dalam perusahaan, baik itu dalam mengatur, pembagian pekerjaan, penempatan, serta menetapkan batas-batas wewenang antar departemen/divisi dalam perusahaan. Peran SIM dalam Organizing ini agar memudahkan Pimpinan untuk melakukan hal-hal tersebut diatas guna mencapai tujuan bersama yang telah di rencanakan sebelumnya. *HORRRRRREEY!!
Fungsi manajemen yang ketiga adalah Actuating/Penggerakkan, bukan menggerakkan mahasiswa untuk berdemo didepan gedung rektorat/kantor DPRD/lain-lain yaaa~
Penggerakkan disini adalah bagaimana Pemimpin mampu untuk menggerakkan atau menggugah para karyawannya untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan jobdesc nya. Kegunaan SIM dalam hal ini adalah bagaimana Pemimpin menggunakan informasi yang tersedia agar lebih efektif dalam melakukan pendekatan-pendekatan kepada karyawannya. (ciyyyeeee~) eits, bukan PDKT yang gimana-gimana yaaa..tetapi pendekatan yang dilakukan untuk lebih mudah mengerti serta memahami apa saja tugas/pekerjaan yang harus dilakukan oleh para karyawannya.
The Last guyyyyys~
Controlling/Pengawasan atau sering juga disebut Pengendalian, yang mana aja boleh laa yaa~
Naaaaah, dalam fungsi Controlling ini artinya Pemimpin harus melakukan evaluasi atas apa yang telah dilakukan (apakah sudah baik, cukup baik atau bahkan belum sesuai dengan apa yang telah direncanakan) agar dapat dilakukan tindakan selanjutnya. Dalam fungsi ini SIM lagi-lagi sangat membantu, dengan menggunakan SIM controlling dapat dilaksanakan lebih mudah dan terintegrasi ke seluruh organ-organ dalam perusahaan.
Oke Saudara dan Saudari itulah kiranya Pengertian SIM dan Peranannya dalam fungsi manajemen, semoga dapat Anda mengerti dan sudi kiranya agar memaafkan apabila terjadi kesalahan dalam pengetikkan, sungguh ini adalah tulisan pertama saya dalam kancah dunia per-blog-an. *hikshiks-nangis bombay textile *eh
baiklah, semoga ini berguna bagi kita semuaaaaaaah~
Titiek Puspa pergi ke Kenya, sampai jumpa di tulisan selanjutnyaaaa~
Wassallam.. :D
0 komentar:
Posting Komentar